Login
Daftar
Download
Jajak Pendapat
Employee List
Daftar Online
Data Pendaftar
Pengumuman
Saran

Info / News Terbaru
2008-01-02
Program Beasiswa Unggulan Depdiknas 2007/2008
2008-01-02
Beasiswa Unggulan DepDikNas


Join Our Mailing List!
Daftar!
View Our Milist
Make Education Better
Tentang Program Beasiswa Unggulan
Selamat datang di situs resmi Beasiswa Unggulan , sebuah program yang bergerak untuk membentuk kader-kader bangsa yang mampu bersaing di dunia nasional maupun internasional, dengan Program Beasiswa Unggulan kita wujudkan pendidikan yang maju dan berdaya

Jati diri bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Untuk itu diperlukan kader-kader terbaik bangsa yang memiliki kecerdasan tinggi, sikap mental prima, daya juang tinggi, daya saing tinggi, kemampuan handal, dan nasionalisme sejati. Posisi daya saing bangsa Indonesia di tengah-tengah bangsa di dunia sangat lemah.

Posisi Indonesia dalam World Economic Forum 2003 menduduki peringkat ke-72, dari 103 negara, dibawah Singapura (12), Malaysia (29), Thailand (39), Filipina (56). Ada tiga faktor yang dinilai dalam Forum Ekonomi Dunia ( World Economic Forum ) yaitu keadaan ekonomi makro, kualitas lembaga publik, dan teknologi.

Taiwan dapat menduduki peringkat ke-5 dalam daya saing karena memiliki kualitas lembaga publik dan pengembangan teknologi. Dari segi daya saing ekonomi tertinggi tahun 2003 adalah AS (peringkat 1), Finlandia (2), Singapura (12), Belanda (18), dan Luksemburg (42), mereka juga merupakan negara dengan pendapatan perkapita tertinggi di dunia. Hal ini berarti terdapat korelasi positif antara penguasaan teknologi, tingkat daya saing, dan tingkat kesejahteraan.

Pada tahun 2004 pada peringkat daya saing internasional Indonesia berada pada posisi ke-69 dari 104 negara. Peringkat tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan negera tetangga seperti Malaysia (31) dan Thailand (34). Berdasarkan data yang diperoleh dari Human Development Index (HDI), posisi Indonesia tetap stabil di posisi bawah. Pada tahun 2002 (110), tahun 2004 (112), tahun 2005 (110).

Dari kondisi tersebut, Indonesia harus segera melakukan strategi baru dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas bangsa melalui pendidikan yang berkualitas. Sehingga diharapkan mampu menghasilkan manusia-manusia unggul, cerdas dan kompetitif. Untuk itu diperlukan tiga pilar utama dalam pembangunan pendidikan nasional yaitu:
  1. Peningkatan pemerataan dan akses pendidikan
  2. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing serta tata kelola yang baik
  3. Good governance (transparansi) dan pencitraan publik
Tiga pilar tersebut yang mendasari tercapainya visi pendidikan nasional yaitu membangun insan Indonesia cerdas dan kompetitif. Dengan tidak mengesampingkan cita-cita luhur yang lain seperti penuntasan Wajib Belajar (Wajar). Kita juga perlu mengungkit percepatan peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing di level lulusan perguruan tinggi.

Lulusan perguruan tinggi adalah insan-insan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang cerdas, berwawasan kebangsaan, bermutu, terampil/ahli, profesional, mandiri, mampu belajar sepanjang hayat dan memiliki kecakapan hidup. Lulusan seperti inilah yang merupakan kader-kader bangsa yang unggul.

Untuk itu perlu terobosan program pendidikan yang dapat menghasilkan lulusan kader-kader bangsa dalam jumlah memadai ( critical mass ). Program tersebut adalah Beasiswa Unggulan . Program ini merupakan prioritas untuk mengembangkan sumber daya manusia yang handal dalam mensikapi era serba terbuka (global).

Program Beasiswa Unggulan adalah program beasiswa nasional dan internasional dalam rangka menyiapkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif sesuai dengan visi pendidikan nasional. Dengan adanya PIIC, diharapkan di akhir program adalah munculnya critical mass dan daya saing bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

V i s i

Melahirkan kader terbaik bangsa yang memiliki pemahaman kebangsaan yang komprehensif, integritas dan kredibilitas tinggi, berkepribadian matang, moderat serta peduli terhadap kehidupan bangsa dan negara.

M i s i
  1. Menumbuhkan kader bangsa dari berbagai daerah dengan latar belakang dan budaya yang bervariasi melalui proses pendidikan dan akulturasi dari perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.
  2. Menghasilkan lulusan PIIC dapat membangun daerahnya masing-masing, PIIC sebagai program integrasi dari berbagai disiplin ilmu yang lulusannya memiliki daya saing dan integritas handal.
  3. Meningkatkan kapasitas individu untuk berkontribusi kepada daya saing bangsa.
Copyright © BPKLN Depdiknas, 2008. All Rights Reserved